Pantai Losari di Makassar
Sulawesi Selatan — By PasirPantai.com on April 20, 2013 at 10:53 amPantai Losari adalah sebuah pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar. Pantai ini menjadi tempat bagi warga Makassar untuk menghabiskan waktu pada pagi, sore dan malam hari menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah.
Dahulu, pantai ini dikenal dengan pusat makanan laut dan ikan bakar di malam hari (karena para penjual dan pedagang hanya beroperasi pada malam hari), serta disebut-sebut sebagai warung terpanjang di dunia (karena warung-warung tenda berjejer di sepanjang pantai yang panjangnya kurang lebih satu kilometer).
Salah satu penganan khas Makassar yang dijajak di warung-warung tenda itu adalah pisang epe (pisang mentah yang dibakar, kemudian dibuat pipih, dan dicampur dengan air gula merah. Paling enak dimakan saat masih hangat). Saat ini warung-warung tenda yang menjajakan makanan laut tersebut telah dipindahkan pada sebuah tempat di depan rumah jabatan Walikota Makassar yang juga masih berada di sekitar Pantai Losari. Pada sore hari, semua orang bisa menikmati proses atau detik-detik tenggelamnya matahari sunset.
Diseluruh Indonesia, hanya ada satu pantai yang dapat menyaksikan sunrise dan sunset disatu titik berdiri yang sama. “Pantai itu yakni pantai Losari, Makasar”, begitu kata Jusuf Kalla salah satu tokoh masyarakat disana mengatakan kepada saya sambil membanggakan pantai ini, satu saat yang lalu. Awalnya saya bingung dengan kenyataan ini. Posisi pantai yang memanjang Utara-Selatan ini memang bisa menyaksikan terbitnya dan terbenamnya matahari disatu posisi yang sama. Unik memang.
Lepas dari itu, pantai Losari adalah salah satu pantai paling resik dan apik yang pernah saya datangi diseluruh Indonesia ini, dan hebatnya lagi pantai ini berada tepat dijantung kota besar. Membandingkan dengan beberapa bibir pantai kota kota besar di Jawa, jelas Losari paling top: bebas sampah dan nyaman dikunjungi. Sambil menulis ini saya membayangkan betapa bau dan kroditnya situasi di Tanjung Priok Jakarta, atau pelabuhan Perak di Surabaya. Tidak heran, dahulu ketika Ratu Elizabeth dari Inggris bertandang ke Jakarta (era 80 an) ia tidak mau turun dari mobil saat tiba di Tanjung Priok karena begitu shock dia dengan bau dan amburadulnya situasi dipelabuhan. Dia pikir, Tanjung Priok sama indahnya dengan Hongkong harbour . Kejadian ini menjadi “insiden protokoler” yang memalukan, tapi begitulah wajah pelabuhan di Jakarta.
Posisi pantai Losari sangat strategis dan menjadi bagian yang menyatu dengan suasana kota Makasar yang membentang sejauh kurang lebih 4 km. Pantai ini langsung dapat diakses dengan jalan utama protokol utama. Diseberang jalan bertumbuhan hotel dengan berbagai kelas. Sebut saja beberapa nama hotel yang lokasinya amat dekat dengan bibir pantai al: Hotel MGM, Hotel Losari Beach, Hotel Quality, Hotel Aryadutta, dan Hotel Aston. Untuk mid-budget traveller, bisa pilih Hotel Losari Beach, atau agak masuk sedikit kedalam jalan Joseph Latumahina, ada hotel kecil yang nyaman yakni Hotel Kenari. Saya sendiri suka Hotel Quality atau Hotel Losari Beach karena lokasinya oke, dan harganya tidak selangit.
Waktu paling ideal mengunjungi pantai Losari adalah sore hari antara jam 15.00 hingga jam 21.00. Banyak yang datang kemari untuk duduk duduk menikmati pantai yang bersih, jogging disepanjang pedestrian sejauh 500m, atau makan diwarung warung yang telah direlokasi oleh Pemda setempat (diujung paling selatan pantai). Tua muda akan datang kemari menikmati matahari terbenam disini sambil membelu makanan dari pedagang. Jika suka jogging, tempat ini juga sangat ideal. Udara bersih dan angin bertiup tanpa henti, matahari yang merah keemasan menyapu wajah manusia yang duduk bibir pantai.
Pedagang menjual aneka makanan mulai dari jajan ringan saja sekedar ganjal perut seperti bakso atau gorengan. Ada juga makanan khas Makasar seperti Coto atau aneka hidangan masakan laut dengan resep asli orang bugis. Sungguh enak!
Suasananya amat tertib dan aman, saya merasa nyaman disini. Tapi ada satu yang saya keluhkan yakni: pengamen. Mereka ngeyel, tidak bisa ditolak untuk tidak menyanyi. Jadi semacam paksaan saja mendengarkan mereka menyanyi, dan suka memaksa dengan sindiran jika tidak diberi uang. Mereka mengamen tidak Cuma sendirian, tapi datang dengan sekelompok teman yang sama sama bernyanyi dengan nada (maaf saja ya) tidak bagus. Kenyamanan pantai ini berkurang minus satu poin hanya gara gara kehadiran pengamen yang tidak tau aturan dan main paksa ini. Ada baiknya pemda dan aparat melakukan penyuluhan agar kenyamanan di Losari tidak tercemar gara gara gerombolan pengamen macam begini.
Tags: aceh, air, Akomodasi di Banda Aceh, Akomodasi di Lampuuk, Akomodasi di Losari, Akomodasi di Makasar, Akomodasi Lampuuk, Akomodasi Losari, Akomodasi Pantai Lampuuk, Akomodasi Pantai Losari, anjungan pantai losari, banda aceh, bibir pantai, Cara ke Banda Aceh, Cara ke Makasar, Cara Ke Pantai Lampuuk, Cara Ke Pantai Losari, Foto Banda Aceh, Foto Lampuuk, Foto Losari, Foto Makasar, Foto Pantai Lampuuk, foto pantai losari, Gambar Lampuuk, Gambar Losari, Gambar Pantai Lampuuk, Gambar Pantai Losari, hangat, hidangan, indah, info Banda Aceh, Info Lampuuk, Info Losari, info Makasar, Info Pantai Lampuuk, Info Pantai Losari, Informasi Banda Aceh, Informasi Lampuuk, Informasi Losari, Informasi Makasar, Informasi Pantai Lampuuk, Informasi Pantai Losari, jakarta, kawasan Lampuuk, kawasan Losari, Kawasan Pantai Lampuuk, Kawasan Pantai Losari, Kawasan wisata Banda Aceh, Kawasan wisata Makasar, Keindahan Alam Aceh, Keindahan Alam Sulawesi Selatan, Keindahan Banda Aceh, Keindahan Makasar, Keindahan Pantai Lampuuk, Keindahan Pantai Losari, kota makassar, lampuuk, Lokasi Banda Aceh, Lokasi Lampuuk, Lokasi Losari, Lokasi Makasar, Lokasi Pantai Lampuuk, Lokasi Pantai Losari, Lokasi wisata di Aceh, Lokasi wisata di Sulawesi Selatan, Losari, losari makassar, makanan khas, makasar, Makassar, matahari, matahari terbenam, menikmati, menulis, nyaman, Objek Wisata Pantai di Lampuuk, Objek Wisata Pantai di Losari, Obyek wisata di Aceh, Obyek wisata di Banda Aceh, Obyek wisata di Makasar, Obyek wisata di Sulawesi Selatan, Obyek wisata Lampuuk, Obyek wisata Losari, Obyek Wisata Pantai Lampuuk, Obyek Wisata Pantai Losari, Pantai Lampuuk, pantai losari, pantai losari makassar, Pasir Pantai Lampuuk, Pasir Pantai Losari, pemandangan pantai losari, Penginapan di Aceh, penginapan di Banda Aceh, penginapan di Makasar, Penginapan Di Pantai Lampuuk, Penginapan Di Pantai Losari, Penginapan di Sulawesi Selatan, Penginapan Pantai Lampuuk, Penginapan Pantai Losari, Pulau Aceh, Pulau Sulawesi Selatan, sekitar pantai, sulawesi selatan, tanjung, Tempat wisata di Aceh, Tempat wisata di Banda Aceh, Tempat wisata di Makasar, Tempat wisata di Sulawesi Selatan, wisata alam, Wisata alam Banda Aceh, Wisata alam Makasar, Wisata Alam Pantai Lampuuk, Wisata Alam Pantai Losari, wisata bahari, wisata Banda Aceh, Wisata Di Banda Aceh, Wisata Di Makasar, Wisata Makasar, wisata pantai

Tweet This
Digg This
Save to delicious
Stumble it